Friday, April 23, 2010

" Hening Pagi "

Terbangun ku pagi ini..
Terdengar syahdu adzan berkumandang..

Jerit kok ayam menyambut senyum hangat mentari..
Kilau embun yang bertabur di padang rumput nan hijau..

Duduk bersimpuh di keheningan pagi ini..
Berdoa dan bersujud ke hadirat mu Tuhan Ku..

Berharap dan bersyukur atas nikmat yang telah kau berikan kepada hamba..
Dan di bukakan pintu maaf serta rahmat mu ku harap...

AMIN.....

Saturday, April 17, 2010

" DALAM HENING JIWA KU "
























Dalam hening jiwa ku...
Ketika malam mendekap gilita...
Lepaskan lelah,jasad ku rebahkan...

Mata yang tiada dapat terpejam...
Pandangi langit - langit kusam...
Angan melayang jauh ku terawang...
Terkubur dalam sepi,ratapi kepedihan...

Sosok manusia yang ku cintai...
Satu persatu pergi meninggalkan ku...
Tanpa mau peduli dan mengerti perasaan ini...

Mereka pergi menjauh...
Meninggalkan jasad yang kian renta dan jiwa yang rapuh...

Namun....
Ku coba tetap tersenyum...
Walau hati menangis pilu...

Karna aku tetap ingin bercerita pada hening dan gulita...
Meski lidah kelu tuk bicara...

Aku ingin selalu diam tanpa kata..
Aku ingin selalu tertawa meski tiada nada...
Walau tiada makna didalamnya...

Tapi hening selalu bertanya...
Dimana salam mu teman..??
Yang selalu di hembuskan sang bayu...

Gulita pun bertanya...
Dimana tawa mu kawan..??
Yang selalu menggema di gelap malam...
Senyum mu tak terlihat...
Saat mentari hangatkan jiwa ku...

Satu senyum yang selalu membuat ku tegar...
Satu senyum yang membuat ku kian binar...
Tuk menjalani hidup ini...

Senyum mu sayang...
Yang membuat ku tegar tuk jalani semua ini...
Hanya diri mu yang ku punya di dunia ini...
Engkau lah cahaya jiwa ku...

Tuesday, April 13, 2010

" PESONA MU "











Bisik lirih terdengar,adzan subuh berkomandang...
Bangunkan ku dari lelah yang ku rebahkan...
Teriring mimpi - mimpi indah semalam...

Kicau burung yang menggelitik telinga...
Sambut senyum mentari hangatkan sukma...
Dan Ku terlena dalam suasana...
Kilauan embun menambah pesona mu sang surya...

Sunday, April 11, 2010

" FANA & KEFANAAN "

Kau lihat segenggam emas
Kau perlihatkan segunung mutiara
Kau terperangan dengan bahtera dunia
Kau tidak salah
Karena kau punya nafsu yang menggelora

Kau kerahkan kerah bajumu
Memoles wanita pujaan nafsu
Kau kerahkan keringat dinginmu
Menemukan pria tanpa baju
Kau tahu itu dunia, tapi kau tak pengenal kefanaannya

Siang malam, kau belagu
Mencari dunia, yang tak pernah tahu
Ke-tahu-an mu hanya tahu
Tapi tak tahu kedalaman yang Maha Tahu
Kerena Ia adalah penentu umur dunia yang sekejap itu
Tapi, kau terlena dengan sorga dunia, yang telah mengukir kalbu
Jika kau tahu, kau hanya sedetik terbelenggu
Kau akan terlempar di bukit yang berbatu
Atau, kau akan tenggelam dalam sorga penuh rindu

Dunia kau pertaruhkan
Demi nafsu yang terangkai
Dalam hati, pikiran bahkan badanmu
Tak lagi tahu
Kau hanya sekejap, kemudian menemukan maut-mu

Semua yang berujud
Akan fana
Yang kau sangka abadi, tak lebih dari sebagai abdi
Fana dalam kefanaan adalah hekekat diri
Mengapa mengunggulkan diri
Kau hanya sepatu, yang tak pernah naik dari kaki
Jika wajah hatimu hanya sekedar pencari hati
Bukan penemu diri
Kau tak akan pernah menemukan ke-dirian-mu
Jika kau masih berada dalam keabadian diri..

Saturday, April 10, 2010

" Jalan Ini Saksi Bisu "

Dalam Remang Senja,kulangkahkan kaki..
Telusuri jalan yang sering kita lalui ..
Sesaat terhenti mengingat masa yang pernah ku lewati bersama mu..

Degup jantung ku berpacu dengan ingatan ku yang tiada bisa melupakan sejuta kisah yang ada..
Kau peluk aku dalam lelah mu..Masih ku ingat kecup manis bibir mu di keningku..
Dan kau bisikan satu kata indah dari bibir mu..

Sayang..Jangan paksakan kehendak..Sebab hati tak bisa dipaksakan..
Biarkan semua berjalan seiring dengan waktu yang terus berpacu memutar roda kehidupan..
Sesungguhnya..Aku mencintai dan menyayangi mu seutuhnya..Namun,Hati ku tiada dapat ku paksakan..

Dengan gontai ku langkahkan kaki ini menelusuri jalan yang sering ku lalui...

Terhenti kembali ku di sebuah pertigaan jalan..kembali ku mengingat ketika ku menangis dalam remang malam bersama mu...

Derai air mata mengalir deras ketika kau peluk aku..musnah kan hasrat menguir nafsu...
Dalam hening ku dengar deru nafas mu dan lenguhan panjang ketika birahi sampai pada titik puncak...
Kau cengkram aku dalam peluk mu..Dari bibirmu terucap..I LOVE U HONEY...

Kini Ku Menjadi Penikmat Mu..Dan Kau Bawa Ku Terbang Dalam Khayalan Surga Duniawi....

Andai Suatu Ketika Kau pergi Meninggalkan Ku..Tiada Sesal Di hati Ini...
Malam Ini Aku Milik Mu Seutuh nya sayang..bawalah Ku Terbang Ke langit Biru..Menerawang jauh dalam dekapan nafsu dan hening malam yang selalu menyelimuti ku di relung kerinduan akan hasrat yang menggebu....
Peluk aku dan rengkuh aku dalam birahi mu....

"IKLASKAN AKU UNTUK BERSAMANYA "

Sebilah Pedang Menghujam Palung Hati..Menusuk Jiwa yang Terlena Di Hening Malam..
Jeritan Menggelegar Hempaskan Lamunan..Tangis Yang Merobek Kesunyian..

Nestapa Yang Tiada Kesudahan..Ingin Memberontak..Namun Tiada Daya Upaya..Dan Ku Tersungkur..Bertekuk Lutut Untuk Bersujud Kehariat Tuhan..Pasrah Akan Kehendak Takdir Darinya...

Iklaskan aku untuk bersama nya selamanya...Mungkin kita di takdirkan bertemu...tapi tidak untuk bersama...


Kesedihan Bukan Untuk Di Ratapi Dan Tidak Juga Di Nikmati..
Namun,Kita Harus Mencoba Dan Berusaha Untuk Keluar Dari Kemelut Yang Melanda Hati Dan Jiwa yang Telah Terpasung Nestapa..

Derita Bukan Untuk Di Lihat..Menangis Bukan Jalan Keluar..
Namun Isak Yang Bicara..Mengisyaratkan pada Hati Untuk Pergi Dari Kesedihan....

Tuesday, April 6, 2010

" PENIKMAT KU "










Dalam dekapan hangat sang malam..
Kau peluk jasad ku dalam gelora asmara..

Nafas ku berpaju dalam birahi mu..
Membakar gelora yang lama membara..

Keringat mengucur deras dari pori-pori tubuh ku..
Seiring erangan nafsu memecah keheningan malam..

Terbang ku melayang dalam dekapan mu..
Lengkuh panjang dan erangan yang saling mencumbu..
Membawa ku kian terbang ke langit ke tujuh..

Ku peluk erat jasad mu..ku cumbui gelora asmara mu..
Bagai kuda binal yang saling merindu..
Dalam hasrat yang kian menggebu..
Ku hempaskan semua hasrat dan gelora asmara mu..

Wahai engkau penikmat ku..
Teteskanlah kasih mu..
Ku ingin mengulangi,tuk puaskan nafsu birahi ku..

.,.,.,.,.

Loading...